Write. Anywhere. Anytime.

Sabtu, 29 Desember 2012

Natal Ini, Aku Kembali...

Kutelusuri lagi jalanan ini. Menjejakkan kedua kakiku di setiap ruas jalan lokasi yang tidak dapat kulupakan. tempat yang menjadi saksi jujur akan kenangan - kenanganku di sini.



Ini bukan cerita mengenai siapa yang kutemukan atau siapa yang mendapatkanku. Tapi, ini tentang kisah  bagaimana aku berada dalam situasi tersulit demi mempertahankan segenap ambisiku.

Aku pergi ke suatu tempat yang belum pernah kujangkau sebelumnya. Melakukan hal menyenangkan. Menuntaskan pekerjaan. Serta berjelajah dan terus menemukan apa yang hendak kucari. Sesuatu yang dinamakan dengan kebahagiaan.

Aku bahagia dapat berada di tempat itu. Semua itu bagaikan kesenangan tanpa batas yang mungkin tidak dapat kuraih di tempat lain. Bahagia, sedih, jatuh, terpuruk dalam satu masa. Seperti satu kitab pembelajaran yang mengajarkanku kedewasaan sekaligus.

Bagaimana aku berada di sana mungkin tidak dapat kuperinci dengan jelas. Rasanya terlalu panjang untuk kujabarkan satu per satu. Yang kutahu hanyalah : aku menikmati setiap seluk beluk kota Yogyakarta yang kerap mengantarkan kehangatan. Arteri bangunan unik yang tersusun apik di kawasan Malioboro. Pemandangan senja di simpang Tugu. Juga setiap keping cerita sederhana di Babarsari yang mengenalkanku akan kebersamaan.

Aku selalu mengenangnya dengan jelas.

Tapi selanjutnya, aku sadar. Aku menyadari bahwa aku tidak akan mungkin dapat menghabiskan waktuku berlama - lama di sini. Bukan di sini kampung halamanku.

Jadi kurasa, sudah saatnya aku untuk pulang ke tempat kelahiranku.

Sebelumnya aku tidak pernah berpikir jika perjalananku akan berakhir begini. Aku terlalu menikmati setiap bulir detik yang kuhabiskan di sana sehingga aku lupa jika suatu hari nanti aku harus kembali. Aku sudah terlalu lama jauh dari rumah, pikirku.

Namun, meskipun aku didera akan rasa kehilangan, aku tidak ingin berlarut - larut di dalam kesedihan. Memang perjalanan ini harus kuakhiri. Sebab aku ingat (juga pernah dengar) ... There's always a  goodbye between a hello.

Kurasa, itu memang benar.
Jadi, aku benar - benar telah memutuskan untuk kembali. Ke suatu tempat yang terlebih dahulu mengenalkanku pada kehangatan.






Yogyakarta, on my trip to Jakarta.
24 December 2012

Be First to Post Comment !
Posting Komentar